Sikap Generasi Milenial yang Wajib Dimiliki Semua Orang!

sikap generasi milenial

Sikap generasi milenial  hari ini menjadi penentu masa depannya kelak, ketika sedang menghadapi masalah, menerima banyak uang dari gaji pertamanya, banyaknya ajakan teman, tuntutan pekerjaan dari atasan hingga cara mengatasi permasalahan keuangan.

Memasuki usia 20 tahun banyak pengalaman dan tanggungjawab yang harus anda pikul, habiskan jatah gagal di usia muda.

Usia 20 tahun masih terbilang muda sehingga ada orang yang lebih memilih bersenang-senang, kurangnya pengendalian diri dalam menggunakan uang dan waktu dapat merugikan.

Usia tersebut masih merasa sehat secara jasmani dan rohani tapi karena terlalu terlenanya kadang mereka melupakan yang namanya istirahat dan persiapan dana darurat.

Keseringan begadang dikantor karena dikejar deadline tanpa memperdulikan kesehatan juga merupakan sisi negatif dari generasi ini.

Jadi jika sewaktu-waktu anda jatuh sakit segala rencana berantakan, pekerjaan tidak terhandle dengan baik dan yang lebih parahnya lagi keuangan berantakan.

Mengapa berpengaruh kepada keuangan? Sebab di saat merasa sehat anda bebas makan apa saja tanpa memperdulikan kesehatan tubuh berapapun nominal yang dikeluarkan tidak perduli.

Sebanyak apapun uang anda tetapi pengeluaran selalu lebih besar dari pendapatan ini merupakan problematika generasi milenial.

Apa itu Generasi Milenial?

generasi milenial adalah

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai sikap generasi milenial, kita harus mengetahui apa itu milenial?

Generasi Y atau milenial lahir ada tahun 1981 sampai 1994, ciri dasar generasi Y bisa kita lihat dari beberapa hal berikut :

  1. Mudah bosan terhadap barang yang dibeli
  2. Generasi smartphone
  3. Lebih menyukai pembayaran non cash
  4. Menyukai hal instan
  5. Menyukai multitasking
  6. Selalu ingin eksis di media social

Perbedaan Pola Pikir Tiap Generasi

karakteristik generasi milenial menurut para ahli

Beda zaman akan berbeda pula pola pikir dan perilakunya dulu teknologi masih belum berkembang sepesat ini, internet pun hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Sehingga mempengaruhi mindset orang pada masanya karena informasi yang diterima hanya dari mulut ke mulut.

Dibawah ini adalah beberapa generasi dengan keunikan pola pikir dan ciri khas masing-masing , antara lain :

Baby Boomers

Urutan pertama adalah baby boomers lahir mulai tahun 1960an, ditahun tersebut beberapa negara telah terjadi peperangan dan tipikal orang jaman dahulu adalah mempunyai banyak anak.

Walaupun cukup jadul namun dalam mengambil keputusan orangtua cukup bijak, sayang terhadap keluarga, optimis, anti peperangan dan sangat yakin tidak ada yang mustahil.

Para baby boomer sangat menyukai lingkungan kerja demokratis, suasana yang hangat dan ramah serta adanya kesempatan berkarir sesama pekerja.

Mereka termasuk generasi yang mementingkan masa depan keturunannya sehingga pengaturan keuangan sangat tepat sasaran, berharap nasib anaknya kelak tidak seperti mereka.

Kegemarannya dalam menabung dan investasi agar keluarga khususnya anak-anak mereka aman dalam finansial tanpa kekurangan sedikitpun.  Prinsip mereka adalah hidup untuk bekerja.

Generasi X

Keturunan pertama baby boomers lahir pada tahun 1961 – 1980 karakteristiknya suka mengambil resiko dan keputusannya pun matang akibat dari pola asuh baby boomers, toleran terhadap sesama, mandiri, suka beragumen, berpandangan luas, memiliki jiwa pengusaha, dan skeptis.

Lingkungan pekerjaan yang generasi ini sukai adalah jenjang karir pasti, suasana kantor yang tidak kaku, menyukai informasi mengenai manajemen perusahaan yang jelas.

Lebih suka to the point dalam berkomunikasi tanpa perlu basa basi, mereka menerima kritik dan sasaran apalagi kalau berkaitan dengan pekerjaan, penggunaan email juga sudah mulai diterapkan.

Dalam menggunakan uang generasi X lebih memilih untuk modal usaha apabila kurang maka pilihannya adalah dengan mengajukan pinjaman modal usaha online.

Generasi Y atau Milenial

Penggunaan komputer dan internet perlahan-lahan sudah mulai tersebar, sehingga generasi ini kaya akan ide-ide visioner dan inovatif.

Kelahiran generasi Y antara tahun 1981 – 1994, karena di era ini semua serba mudah didapatkan, mulai dari informasi berita, transaksi jual beli, transfer uang, transaksi pinjaman hingga pembayaran listrik semua bisa dilakukan secara online tanpa bersusah payah.

Karena kemudahan-kemudahan yang tersedia membuat sebagian para milenial boros dan tidak mampu mengatur keuangan dengan baik.

Penggunaan smartphone yang berlebihan pun tanpa disadari membentuk sikap generasi milenial menjadi apatis atau kurang peduli dengan lingkungan sekitar.

Generasi Z

Generasi Z ini lahir pada tahun 1995 – 2010, mereka lebih menyukai ha-hal yang serba instan dan paling sering ingin eksis di social media. Belum banyak yang dapat disimpulkan dari generasi tersebut.

Generasi Alfa

Untuk generasi alfa lahir pada tahun 2010 keatas semua teknologi sudah semakin pesat, beraneka barang elektronik dan gadget bermunculan.

Dari kecil mereka sudah dikenalkan gadget dan social media, jadi tak heran kalau di media social banyak anak kecil yang sudah mempunyai akun Instagram bahkan smartphone canggih.

Pengaturan Keuangan Versi Milenial

Pengaturan Keuangan Versi Milenial

Cara mudah mengatur keuangan ala milenial :

  1. Punya Tujuan Keuangan Jelas
  2. Berhutanglah untuk Hal Produktif
  3. Persiapkan Dana Pensiun dan Dana Pendidikan

Sikap Generasi Milenial

Sikap Generasi Milenial yang wajib dihindari

Adanya media sosial seperti pisau bermata dua ruang privasi semakin sempit sebab orang akan selalu memantau anda kapan pun dan dimanapun.

Berikut adalah beberapa sikap generasi milenial yang harus melekat pada diri anda :

Menghormati orang yang lebih tua

Hormat dan patuh kepada orang yang lebih sudah ditanamkan sejak dulu tetapi karena pergeseran jaman sudah terdapat banyak kasus anak muda berani melawan guru bahkan melukasi secara fisik.

Krisis kesopanan telah melekat pada generasai saat ini, mulai saat ini tanamkanlah sikap hormat kepada siapapun. Peran orangtua dan lingkungan sekitar sangatlah mempengaruhi sikap seseorang.

Mengurangi sifat nyinyir

Suka bergosip? Kurangi kebiasaan tersebut karena dapat menghilangkan kebahagiaan pada diri sendiri. Terlalu nyinyir tentang kehidupan seseorang justru merusak mental, padahal orang yang dibicarakan baik-baik saja.

Berhenti sejenak bermain hp ketika sedang berkumpul

Sedang ada pertemuan keluarga tetapi anda tidak dapat lepas dari smartphone dan malah asik sendiri, terkesan tidak sopan dan kurang menghargai orang sekitar memang. Untuk itu hentikan aktivitas tersebut sejenak dan membaurlah dengan sekitar.

Menjadi diri sendiri

Jaman sekarang banyak orang palsu apalagi jika sudah berada di social media, setuju? Jadilah diri sendiri karena mengikuti gaya orang lain tidak akan pernah ada habisnya, hal itu juga menunjukkan bahwa anda sedang krisis identitas.

Menerima perbedaan

Setiap orang mempunyai pandangan masing-masing kita tidak boleh memaksakan pendapat pribadi. Belum tentu pendapat anda benar, maka dari itu dibutuhkan pikiran terbuka atau mungkin anda pernah mendengar jadilah gelas kosong setiap bertemu oranglain.

Lebih peka terhadap lingkungan

Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan jauh lebih baik daripada seribu langkah tapi hanya dijalankan satu kali, benar? Contoh mudah membuang sampah, jika setiap dari kita konsisten melakukan perbuatan tersebut percayalah suatu saat nanti akan memberikan dampak positif.

kandeb
WhatsApp Chat Saja