Bagaimana Bisnis Dikatakan Layak Untuk Dijalankan?

Bagaimana bisnis dikatakan layak untuk dijalankan

Bagaimana bisnis dikatakan layak untuk dijalankan? Suatu bisnis dapat dikatakan layak atau pantas jika memberikan manfaat dan keuntungan yang optimal. Maka dari itu, diperlukan studi kelayakan bisnis supaya bisnis yang anda geluti tidak membuang tenaga, pikiran dan waktu pecuma. Selain itu, bisnis juga bisa memberikan manfaat dan keuntungan untuk berbagai pihak.

Saat berencana mendirikan bisnis tertentu, maka ide cemerlang sekalipun masih belum cukup membuat usaha anda sukses. Ada banyak faktor yang harus anda pertimbangkan. Maka dari itu, penting sekali melakukan studi kelayakan bisnis.

Baca Juga : Pinjam Uang Cepat dan Mudah Proses Kurang dari 24 Jam!

Walaupun studi kelayakan bisnis sangat penting untuk dilakukan, sayangnya banyak pengusaha seringkali mengabaikan aspek studi kelayakan tersebut. Sehingga, sebagian bisnis yang dilakukan seringkali menjumpai jalan buntu, bahkan berakhir gulung tikar.

Lantas, bagaimana bisnis dikatakan layak untuk dijalankan? Untuk memahaminya, mari kita bahas tentang studi kelayakan bisnis terlebih dahulu.

Apa Itu Studi Kelayakan Bisnis?

Sebagian pebisnis atau orang awam, mungkin belum begitu familiar dengan studi kelayakan bisnis. Padahal, peranannya sangat penting untuk menentukan kesuksesan sebuah usaha. Maka dari itu, alangkah baiknya pebisnis pemula untuk memahami seluk beluk mengenai aktivitas ini terlebih dahulu.

Studi kelayakan bisnis dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan untuk menentukan kelayakan sebuah bisnis, apakah memang layak atau tidak dijalankan. Aktivitas ini mencakup peluang, identifikasi masalah, menggambarkan tentang situasi bisnis, menetapkan tujuan, hingga menilai banyak manfaat yang diperoleh.

Kaitannya dalam bisnis yaitu studi tersebut dapat dipakai untuk membantu para pengusaha dalam mengambil keputusan dengan tepat. Untuk seorang pemula, adanya studi kelayakan bisnis penting sekali dilakukan untuk menghindarkan terjadinya kerugian dalam bisnis.

Ketika hendak melakukan studi kelayakan bisnis, ada 5 bidang yang dapat dianalisa dan diteliti. Berikut kelima bidang yang dimaksud, antara lain deskripsi pasar, teknologi yang dibutuhkan, deskripsi bisnis, detail tentang finansial, hingga kesimpulan tentang bagaimana usaha yang anda rintis bisa lebih maju.

Aspek-aspek Tentang Studi Kelayakan Bisnis

Ketika menjalankan studi kelayakan bisnis, sebenarnya ada banyak pilihan aspek yang wajib anda teliti. Aspek-aspek ini pada dasarnya bersifat fleksibel, karenanya dapat ditambah dan dikurangi sesuai kebutuhan perusahaan.

Walaupun begitu, ada beberapa macam aspek mendasar untuk diteliti saat melakukan analisa studi kelayakan, sebagai berikut :

  1. Aspek Budaya dan Ekonomi

Dalam aspek budaya dan ekonomi, studi kelayakan dapat menganalisa dampak tertentu yang disebabkan oleh perusahaan terhadap kondisi sekitar. Sementara itu, dari segi budaya sendiri studi kelayakan dapat menganalisa bagaimana sebuah perusahaan dapat mempengaruhi kebiasaan dan adat istiadat yang ada di lingkungan sekitar.

Sementara itu, dari segi ekonomi, anda harus melakukan analisa tentang bagaimana perusahaan bisa berdampak terhadap nilai pendapatan per kapita yang ada di lokasi tempat anda mendirikan perushaaan,

  1. Aspek Legalitas atau Hukum

Aspek yang diteliti saat melakukan studi kelayakan yaitu aspek legalitas atau hukum. Hal tersebut menyangkut segala hal yang berkaitan dengan ketentuan atau legalitas hukum untuk mendirikan perusahaan.

Menurut aspek hukum, hal-hal yang dapat dianalisis adalah surat tanda daftar perusahaan, izin lokasi, akta pendirian perusahaan yang dibuatnoaris, NPWP, SIUP dan sebagainya.

  1. Aspek Manajemen

Studi kelayakan bisnis juga ikut menambahkan aspek manajemen untuk dijadikan aspek dasar penting yang wajib dianalisis. Ini adalah aspek penting terkait operasional perusahaan, entah itu pengembangan maupun pembangunan. Dari segala jenis aspek yang dapat dianalisa, maka aspek manajemen mempunyai cakupan sangat luas.

Sebab segala hal yang berkaitan dengan operasional bisnis perusahaan termasuk ke dalam aspek manajemen, seperti manajemen sumber daya dan finansial perusahaan.

  1. Aspek Pemasaran

Pasar maupun pemasaran adalah aspek penting yang diteliti pada studi kelayakan bisnis. BIasanya analisa yang dikerjakan dalam aspek ini bisa menjawab pertanyaan terkait apakah produk perusahaan anda mempunyai peluang pasar yang baik.

Demi menjawab pertanyaan di atas, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, antara lain jumlah konsumne, potens pasar, segmentasi, daya beli masyarakat, persaingan dalam industri, dan sebagainya.

  1. Aspek Keuangan

Kebanyakan bisnis, menganggap bahwa modal merupakan hal terpenting yang wajib dimiliki sebelum anda membangun bisnis. Oleh karena itu, faktor aspek keuangan adalah hal terpenting yang dapat menentukan apakah usaha anda dapat berjalan dengan baik atau tidak. Penganggaran merupakan hal yang perlu dilakukan jika ingin merencanakan bisnis dengan matang.

Demi mempermudah proses perencanaan dan penganggaran keuangan bisnis secara menyeluruh, maka anda dapat mencoba memakai aplikasi akuntansi dengan fitur sesuai perencanaan proses bisnis.

Manfaat Dari Studi Kelayakan Bisnis

Saat merintis usaha, maka pebisnis yang menjalankan studi kelayakan bisnis, perjalanan usahanya akan berbeda dari pengusaha yang tidak menjalankan studi kelayakan. Sebab ada banyak sekali manfaat yang diperoleh dari studi kelayakan bisnis ini, antara lain :

  1. Memudahkan Proses Perencanaan Bisnis

Ketika menganalisa kelayakan bisnis, maka pengusaha akan memproleh segala jenis informasi terkait bisnis yang dirintis, seperti kekurangan dan kelebihan bisnis.

Berdasarkan hasil analisa ini, para pengusaha bisa lebih mudah melakukan perencanaan bisnis ke depannya. Selain itu, dengan adanya analisa kelayakan bisnis, pengusaha dapat merencanakan aktivita syang dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan.

  1. Meminimalisir Resiko Kerugian

Saat menjalankan bisnis, maka ada banyak yang tidak dapat diprediksi. Maka dari itu, para pebisinis harus mempersiapkan semuanya untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa terjadi di masa mendatang.

Melalui studi kelayakan bisnis, para pebisnis bisa meminimalisir resiko perusahaan yang akan terjadi di masa depan. Sehingga jika perusahaan mengalami kerugian, maka kerugian yang anda perusahaan terima tidak terlalu besar.

  1. Memudahkan Pengawasan

Ada berbagai macam aspek yang dapat dianalisa saat studi kelayakan bisnis dilakukan. Semua laporan hasil dari analisa berbagai aspek ini bisa dimanfaatkan para pebisnis dalam melakukan pengawasan.

Tidak hanya melakukan pengawasan internal saja, tetapi perusahaan juga memperoleh pengawasan eksternal. Lewat hasil dari analisa studi kelayakan, maka pihak berwenang bisa melakukan pengawasan lebih mudah melalui pedoman laporan analisis kelayakan studi tersebut.

  1. Memudahkan Pengendalian

Ketika menjalankan bisnis tertentu, maka tidak bisa dipungkiri apabila pebisnis seringkali menemukan berbagai kendala. Supaya masalah tersebut tidak semakin besar, maka pebisnis perlu mengendalikan masalah yang terjadi dengan tepat  dan cepat.

  1. Membuat Pelaksanaan Bisnis Lebih Lancar

Dengan analisa kelayakan bisnis, maka semua program yang awalnya direncanakan bisa dieksekusi secara akurat. Berdasarkan hasil analisis, maka pebisnis nantinya bisa menilai serta melakukan evaluasi tentang kebijakan dan program apa saja yang menyebabkan kerugian dan keuntungan bagi perusahaan.

Sehingga pelaksanaan bisnis bisa lebih mudah direalisasikan. Selain itu, seluruh program dapat menghasilkan keuntungan.

Kesimpulan

Untuk menjawab bagaimana bisnis dikatakan layak untuk dijalankan adalah dengan melakukan studi kelayakan bisnis. Karena dengan studi kelayakan tersebut inilah, membuat pebisnis bisa terhindar dari kerugian yang bisa saja terjadi pada perusahaan.

× Chat Only